Wednesday, 15 April 2015

Dia bukan aku!

Persembahan puisi dari gue untuk pujangga galau, untuk yang mau tobat dan berubah. Saran gue bacanya sambil denger lagu mellow. Selamat membaca, selamat berkomentar.



Dia bukan aku
Karya: Muhiraz
Aku duduk termenung dibawah cahaya bintang
Melihat kerlap kerlip lampu ibu kota
Merenungi segala kesalahanku yang pernah tercipta
Tanpa kusadari maupun kusadari

Aku berdiri, menatap sampai tembus angkasa
Bertanya, apakah aku masih diperlukan di dunia
Mungkinkah aku dapat hidup dengan dosa-dosaku ini
Ku dirikan sebuah niat untuk menebus semuanya

Kuberjalan, melewati gelapnya malam hingga terang mentari menyinari
Meninggalkan tempatku selama ini dan menjadikannya pelajaran
Semuanya! kini sambutlah aku yang baru
Karna dia bukanlah aku yang sekarang!

8 comments:

  1. Sebelumnya, salam kenal ya.

    Dari puisi ini, yang gue dapet fahami, lebih kepada kekesalan di masa lalu yang dijadikan pengalaman dimasa kini. Menjadi baru, dalam artian bersifat lebih baik dari sebelumnya.

    Semoga bener, ya. Gue gak pinter puisi.

    Salam kenal. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah bener bgt ituu hehe.. gue juga ga pinter puisi kokk

      salam kenal juga:)

      Delete
  2. Puisimu keren bro . . . Like this! Sebuah refleksi pertaubatan. Semoga perjuanganmu diterima oleh-Nya.

    Aku jadi ingiat cerita Ka'ab sahabat nabi SAW.

    ReplyDelete
  3. Sebuah puisi tentang mengingat kesalahan serta mengingat Tuhan.

    Kereen kak

    ReplyDelete
  4. beh ngena bang.
    http://www.alfskh.com

    ReplyDelete

Untuk kamu, iya, kamu, yang udah mau baca tulisan gue, makasih banget ya.
Tolong dikomentari ya, supaya tulisan-tulisan gue bisa lebih bagus lagi. Komentarnya yang sopan dan ga menyingung, atau akan gue hapus.
Buat yang mau nge-Copy tulisan gue boleh kok, asal ditulis siapa penulis aslinya dan link aslinya.
Makasih.